Perlindungan Dari Badai

Beberapa tahun yg lalu seorang petani memiliki tanah dispanjang pesisir Atlantik.

Petani ini sedang berusaha keras mencari tenaga kerja untuk bekerja dilahannya. Karena kebanyakan orang enggan untuk bekerja di pertanian di spanjang Atlantik. Mereka takut badai badai yg mengerikan mengamuk dispanjang Atlantik, menimbulkan kerusakan pada bangunan dan tanaman.

Banyak pelamar yg langsung menggundurkan diri pada saat di interview..

Akhirnya, seorang pria pendek kurus, usia sudah lewat tengah, melamar pada petani itu.

” Apakah anda seorang buruh tani yang baik?? “, tanya petani itu

” Ya ! Aku bisa tidur walaupun ditengah badai. “, jawab pria kecil.

Walaupun bingung dengan jawaban ini, petani sangat membutuhkan bantuannya, mempekerjakannya.

Pria kecil bekerja dengan baik diskitar peternakan, sibuk dari subuh sampai petang. Dan petani merasa puas dengan pekerjaannya.

Kemudian suatu malam, angin kencang menderu dari lepas pantai. Petani itu segera melompat keluar dari tempat tidur mengambil lentera dan bergegas ke kamar sebelah tempat pekerja itu tidur.

Ia mengguncang pria kecil dan berteriak, “Bangunlah badai datang !!! kita harus membereskan semua sebelum mereka merusak segalanya !!”

Pria kecil berguling di tempat tidur dan berkata tegas, “TIDAK, PAK!! Bukankah saya sudah bilang, saya tetep bisa tidur walaupun ada badai”

Melihat respon pekerjanya, petani itu begitu marah dan ingin langsung memecatnya, tetapi petani itu memilih untuk membereskan pertanian sebelum badai datang.

Tapi ternyata petani itu takjub, ia menemukan smua jerami telah ditutupi dengan terpal. Sapi berada digudang dan ayam – ayam berada di kandang, dan pintu – pintu serta jendela tertutup rapat. Semuanya terikat dan semuanya aman dari badai.

Petani itupun akhirnya mengerti akan maksud dr pernyataan pekerjanya itu, dan ia kembali ke tempat tidur untuk juga tidur saat badai menerjang.

Bila kita siap, kita tidak perlu takut. Bisakah kita tertidur saat angin mulai berhembus melalui hidup kita??

Pekerja dlm cerita itu tertidur karna ia telah mempersiapkan sgalanya sebelum badai datang.

Hidup kita akan aman walaupun di tengah badai bila kita memegang kuat firman Tuhan…

Sekarang bagaiman kita menyipkan diri untuk tetap tenang walau badai tahun depan menanti kita…..

By : Renungan Harian Online

Leave a Reply