Pola Buang Air pada Bayi Baru Lahir

Pola BAB Bayi baru di bulan-bulan awal kelahirannya, tentu akan berbeda dengan anak-anak atau orang dewasa. Apabila bayi anda BAB lebih dari sekali atau bahkan tidak BAB selama 24 jam, jangan langsung khawatir dan memeriksakan ke bisan atau dokter. Karena memang pola buang air besar bayi masih berubah-ubah. Bahkan apabila buah hati anda mengkonsumsi ASI Eklusif, tidak BAB selama 7 hari pun masih normal dan fasesnya tidak akan keras (sembelit).

Pola Buang Air Besar (BAB) bayi tergantung dari usia, Untuk bayi yang baru lahir sampai usia 7 hari, normalnya ia akan buang air besar sampai sebanyak 4 kali setiap hari.
Berdasarkan pengalaman beberapa ibu, bayi yang diberikan susu formula akan lebih sering BAB, apabila dibandingkan dengan bayi yang hanya mengkonsumsi ASI Eklusif. Berapa Bayi bahkan akan BAB setiap selesai minum ASI, dan akan terjadi sampai minggu-minggu pertama setelah dilahirkan. Hal ini pertanda baik, sebagai tanda bayi anda mendapatkan ASI yang cukup banyak.

Kebiasaan BAB yang lebih sering ini akan berkurang saat buah hati berusia 3 sampai 6 minggu, yang disebabkan karena ASI yang sangat mudah dicerna oleh tubuh bayi, dan berarti sebagian besar ASI yang anda berikan diserap dengan baik oleh tubuh. Hal ini menyebabkan bayi BAB lebih dari 3 hari bahkan satu minggu. Yang perlu diwaspadai, apabila bayi tidak BAB lebih dari 2 minggu, karena bisa menjadi indikasi bayi sembelit. Dan pada saat itu anda sebaiknya bawa buah hati ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan.

Perlu diperhatikan bahwa tidak setiap anak memiliki pola yang persis sama.
Namun perlu diwaspadai jika bayi atau anak tidak BAB hingga 2 minggu atau lebih, karena mungkin mengalami sembelit. Adapun kondisi lain, yang seharusnya anda konsultasikan ke dokter adalah:

  1. Feses/kotoran bayi keras,
  2. Demam pada bayi, sehingga menyebabkan bayi rewel,
  3. Terdapat darah pada kotoran BAB-nya,
  4. Berat badan bayi sulit naik,
  5. Tidak BAB untuk pertama kalinya dalam 24 jam setelah dilahirkan.

Leave a Reply